| Ket |
: |
Musrenbang RKPD 2027 Kabupaten Halmahera Utara menjadi ruang bertemunya gagasan, harapan, dan komitmen bersama untuk menata masa depan daerah yang lebih baik. Dalam forum ini, saya berkesempatan hadir sebagai narasumber, menyampaikan pentingnya sinergi perencanaan pembangunan Halmahera Utara Tahun 2027 dalam mendukung transformasi ekonomi serta penguatan konektivitas wilayah Maluku Utara.
Musrenbang bukan sekadar agenda perencanaan. Ia adalah ruang dialog yang hidup—di mana OPD, Forkopimda, dan para pemangku kepentingan menyampaikan arah kebijakan, aspirasi, pertanyaan, hingga berbagai saran yang lahir dari pengalaman dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Sebagai perwakilan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, kami berusaha mendengar dengan sungguh, menampung setiap harapan, serta merangkai setiap masukan sebagai bagian dari ikhtiar bersama membangun Halmahera Utara yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, kami juga berkunjung ke Universitas Hein Namotemo Tobelo—melihat langsung fasilitas belajar tempat masa depan sedang dipersiapkan. Di sana kami tidak hanya melihat ruang-ruang ilmu, tetapi juga mendengar suara para mahasiswa: tentang harapan mereka, tantangan yang mereka hadapi, serta mimpi-mimpi besar yang mereka titipkan pada pembangunan daerah.
Usai rangkaian kegiatan, kunjungan ini juga menjadi momen hangat untuk bersilaturahmi bertemu kembali dengan teman lama, para senior, dan rekan kerja yang telah lama tidak berjumpa. Setelah sekian waktu tidak berkunjung ke Tobelo, pertemuan-pertemuan sederhana ini terasa begitu bermakna, mengingatkan bahwa di balik setiap tugas dan perjalanan pembangunan, selalu ada hubungan baik yang terus dijaga.
Dari ruang musyawarah hingga ruang-ruang kampus, kami belajar bahwa pembangunan sejati lahir dari mendengar. Dari setiap ide yang tumbuh dan setiap suara yang disampaikan, kita merangkai langkah menuju Maluku Utara yang lebih terhubung, bertumbuh, dan memberi ruang bagi generasi muda untuk menyalakan masa depannya
|